24 Rabiul Awwal 1439 H
Hari Guru Nasional 2017
Hari Guru Nasional
Tausiah
Selayang Pandang
Pesan Singkat

24 Nov 2017 19:39:PM
Admin
Selamat Hari Guru, Semoga tetap Amanah dalam melaksanakan tugas



01 Nov 2017 16:40:PM
ww
wwwwwwwwwww



05 Apr 2017 08:10:AM
endang
Hidup akan terasa berharga disaat siswa kita sukses mengejar cita-cita!



08 Mar 2017 11:18:AM
bude
semoga semua guru memperhatikan penampilan siswa-siswi kita sehari-hari



08 Mar 2017 11:09:AM
endang
Biarlah kita kurang dalam kecerdasan namun jangan kalah dalam penampilan ...oke



13 Oct 2016 08:21:AM
Idris
Hari ini Kamis 13 Oktober 2016 jam 08.00 rapat komite sekolah SMPN 2 BA.III, semoga berjalan dengan lancar...amin



05 Dec 2015 10:32:AM
Idris
Senin tgl 7 Desember 2015 ulangan semester 1 th 2015/2016 akan dimulai, semoga siswa tetap semangat tuk mengikutinya, terima kasih



22 Nov 2015 21:02:PM
admin
Bagi siswa kelas IX SMPN 2 Banyuasin III, bisa mengikuti ujian TryOut secara Online... Link ada di banner bagian atas silahkan mendaftar/registrasi dan uji kemampuanmu...



06 Oct 2015 10:23:AM
Idris
Selasa tgl 6 Oktober 2015 guru SMPN 2 mengikuti workshop perangkat Pembelajaran pada program sekolah potensial menuju SSN, selamat mengikuti...



19 Sep 2015 11:10:AM
Idris
silakan kunjungi website smpn 2 BA.III demi lancarnya imformasi penting, makasih..



09 Sep 2015 18:41:PM
Joshua Armando
Semoga SMP 2 Makin sukses dan selalu berprestasi



07 Sep 2015 13:52:PM
aji laksono
semoga smpn 2 ba III tetap maju dan guru guru nyo tambah ganteng dan cantik



15 Aug 2015 19:53:PM
Admin
Dirgahayu RI ke 70



05 Aug 2015 13:59:PM
Nama WIGO
Pesan SMPN2 TERUS MAJU



30 Jul 2015 21:38:PM
IDRIS
Alhamdulillah sejak hari Rabu tgl 28 Juli 2015 Jaringan Internet SMPN 2 Banyuasin III telah siap digunakan dengan menggunakan TOWER...sehingga guru, TU dan siswa akan mudah menggunakannya, semoga SMPN 2 BA,III akan lebih maju dan tamabah jaya...



29 Jul 2015 05:04:AM
parman saputra
sambut adik adik di smp



10 Apr 2015 09:28:AM
ANCA
SUKSES BUAT PELANTIKAN KEPSEK YG BARU PAK IDRIS, S.Pd, M.Si...SMGA SMAKIN MAJU SMP N 2 BANYUASIN III



24 Nov 2014 21:35:PM
Nama:febby
Pesan ibu (bindo)kapansih tgl brp ulta?



24 Nov 2014 21:30:PM
Nama:febby
Pesan ibu maryani b.indo baik sekali dlm mengajar



29 Jun 2014 23:57:PM
Maryani Yani
Selamat menjalankan ibadah puasa buat semua pengunjung web ini mohon maaf lahir dan bathin semoga kita semua mendapat berkah dari Allah SWT aamiin!


::

Dampak Pelaksanaan Pendampingan K13

Tanggal : 06-12-2014 15:31, dibaca 1691 kali.

Adanya perubahan dalam kurikulum merupakan suatu hal yang positif bagi perkembangan proses pendidikan yang ada di Indonesia. Perubahan kurikulum merupakan proses nyata dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih optimal. Perubahan kurikulum selalu mengharapkan hasil lulusan yang lebih baik dari lulusan-lulusan sebelum nya. Baik itu di jenjang pendidikan dasar, menengah, maupun lanjutan bahkan sampai ke perguruan tinggi. Dari beberapa kali perubahan kurikulum  yang ada di Indonesia,  masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Apa yang diharapkan tidak selalu sama dengan kenyataan yang ada. Begitupun dengan Kurikulum 2013.

            Kurikulum 2013 yang dicanangkan sejak tahun 2013 yang lalu telah membawa banyak sekali perubahan pada proses pendidikan di tanah air terutama dalam hal pendekatan yang digunakan dalam proses belajar mengajar serta  penilaian yang  dilakukan. Hal ini tentunya juga berimbas pada pendidikan di setiap jenjang pendidikan terutama yang ada di kabupaten-kabupaten kota. Pelaksanaan kurikulum 2013 yang dimulai dari Juli 2013 lalu melalui tahapan-tahapan antara lain sebagai berikut.

  1. Penunjukan beberapa sekolah sasaran di setiap kabupaten/ kota.
  2. Pelatihan Nara Sumber Nasional dari setiap kabupaten /kota.
  3. Pelatihan guru sasaran yang berasal dari sekolah sasaran.
  4. Pelatihan guru  pendamping untuk sekolah-sekolah sasaran.  
  5. Pendampingan di sekolah-sekolah sasaran.
  6. Pelatihan Nara Sumber Nasional untuk setiap kabupaten/kota.
  7. Beberapa guru sasaran dilatih lagi menjadi guru pendamping.
  8. Pelatihan Instruktur Nasional untuk setiap mata pelajaran di setiap kabupaten/ kota.
  9. Pelatihan bagi seluruh guru mata pelajaran oleh Instruktur Nasional di sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan pelatihan (TPK) di setiap kabupaten/kota.
  10. Kegiatan pendampingan bagi seluruh sekolah yang ada di kabupaten/ kota yang dilakukan dengan lima tahapan (IN 1, ON 1,  IN 2, ON 2, IN 3) melalui beberapa TPK dan Induk kluster.

Itulah beberapa tahapan yang dilakukan oleh pemerintah untuk sosialisasi pelaksanaan kurikulum 2013.  Melihat dari tahapan-tahapan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah untuk menyukseskan pelaksanaan kurikulum 2013 maka tahapan  pendampingan Kurikulum 2013 juga dilaksanakan. Pelaksanaan Kegiatan Pendampingan ini tentu mempunyai dampak juga terhadap sekolah, guru, dan tentunya bagi para siswa di sekolah-sekolah. Dampak-dampak yang terjadi antara lain sebagai berikut.

  1. Adanya kesan dipaksakan dari pihak pemerintah kepada sekolah-sekolah sasaran yang ditunjuk.
  2. Pemerintah terkesan kurang siap dengan pelaksanaan kurikulum karena fasilitas terutama buku paket belum ada sampai saat ini.
  3. Kurang koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sehingga sering kali terjadi pelaksanaan yang serentak tetapi terkesan masing-masing. 
  4. Tumpang tindih antara guru sasaran, guru pendamping, instruktur nasional kembali terjadi seperti tahun belakang.
  5. Tidak efektifnya waktu pelaksanaan karena selalu saja dimulai dalam bulan Ramadhan.
  6. Tidak adanya kesinambungan guru-guru yang sudah mendapat pelatihan dengan yang belum.
  7. Pelaksanaan pembelajaran di sekolah-sekolah menjadi kurang efektif karena banyaknya kegiatan sosialisasi K13 yang ada di sekolah-sekolah tersebut.
  8. Pelaksanaan pembelajaran juga menjadi kurang efektif karena guru-guru banyak mengikuti kegiatan Kurikulum 2013.
  9. Adanya kecemburuan sosial yang terjadi antara sesama guru karena kurangnya koordinasi dan informasi yang menyebabkan beberapa guru yang sudah dilatih sebagai pendamping tetapi tidak diberdayakan oleh pemerintah setempat.
  10. Kurang maksimalnya kemampuan para narasumber baik yang berasal dari daerah ataupun propinsi dalam pemahaman K13 karena waktu pelatihan yang terlalu sedikit.
  11.  Kurangnya respon sekolah-sekolah tertentu terhadap kehadiran para   pendamping.
  12.  Ketidaksiapan para guru sasaran di lokasi yang dikunjungi meskipun mereka sudah tahu bahkan ada yang dengan sengaja tidak hadir.
  13. Kurangnya fasilitas tranportasi bagi guru-guru pendamping dan guru-guru sasaran di daerah-daerah pelosok.
  14. Dana yang tersedia belum memadai untuk pelaksanaan Kurikulum 2013 secara optimal.
  15.  Dan lain-lain.

Itulah antara lain yang dapat penulis sampaikan berdasarkan pemantauan penulis secara pribadi. Namun, terlepas dari dampak-dampak yang ada penulis yakin suatu perubahan tentu harus melalui proses yang tidak mudah untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Jika masing-masing pihak mempunyai niat yang tulus,  dalam kondisi apapun Kurikulum 2013 bisa dilaksanakan.  Pelaksanaan K13  memang  harus melalui tahapan demi tahapan meski tidak tercapai secara maksimal . Paling tidak sebagai pendidik kita tidak boleh tertutup dan antipati terhadap perubahan terutama dalam perubahan kurikulum .  Semoga yang kita lakukan selalu bermanfaat terutama bagi dunia pendidikan. (Maryani)



Pengirim : Maryani


Share This Post To :

Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Komentar FB
Komentar Standar

Komentar Melalui Facebook :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : asbofemmnfv -  [cowperg@freeserver.bid]  Tanggal : 31/05/2016
http://clomidprice.eu/ - clomid http://cialis20.science/ - cialis 20 mg http://buy-acyclovir.cricket/ - where can i buy acyclovir online


   Kembali ke Atas

Kembali ke atas